Kasus Foto Prilly Latuconsina Berlanjut

Posted by

Prilly Latuconsina menjadi yang sempat perbincangan dan sorotan publik. Terkait dengan beredarnya beberapa foto yang tidak senonoh beberapa waktu lalu, artis kelahiran 15 Oktober 1996 ini mengalami kejadian yang tidak mengenakan. Fotonya diedit kemudian digabungkan sedemikian rupa dengan foto lain sehingga seolah-olah Prilly sedang telanjang. Yang informasi lengkapnya bisa rekan rekan baca di Foto Bugil Prilly Latuconsina.

Di antara sejumlah artis sinetron yang pernah dan merasakan serta mengalami rekayasa foto bugil, Prilly Latuconsina bisa dibilang punya keberanian lebih dibanding artis artis tanah air yang sempat mengalami kejadian serupa sebelumnya. Keberanian itu terlihat saat ia melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya pada 31 Agustus 2015 lalu. Awalnya, publik sempat tak percaya dengan yang diambilnya itu.



Dalam dunia media sosial, fitnah dan tuduhan memang bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun, Prilly tak mau itu terjadi, apalagi menimpa dirinya. Ia tak mau imejnya rusak karena tuduhan yang tak mendasar dan tanpa bukti itu.Rupanya, Prilly tak cukup melaporkan kasus foto bugil yang mirip dirinya, tapi juga siap menyeret para penebar kebencian yang mengunggah foto tersebut. Prilly ingin pelakunya jera sehingga tak melakukan perbuatan serupa kepada orang lain yang telah menyakitkan hatinya, keluarga, dan para penggemarnya.
"Ini tak bisa dibiarkan, biar mereka jera," kata Prilly baru-baru ini.
Atas permintaan pihak kepolisian, Prilly juga berani menjalani tes keperawanan. Ini untuk membuktikan dirinya masih perawan. Tes keperawanan sempat ramai menjadi wacana cukup hangat beberapa waktu lalu dan sempat ditentang berbagai pihak.


Kasus Prilly Latuconsina bisa jadi pelajaran, oran tak bisa bebas dengan sesuka hati melontarkan tuduhan-tuduhan tak mendasar dan tanpa bukti kuat. Jika mengabaikan itu, urusannya bisa masuk ke ranah hukum. Karena efeknya bisa melukai hati dan perasaan orang lain. Prilly telah merasakan itu.


Demo Blog NJW V2 Updated at: 9:57 PM

0 comments:

Post a Comment