Citilink Tergelincir di Bandara Minangkabau Padang

Posted by

Kecepatan angin pada saat tergelincirnya pesawat Citilink QG 970 pada Minggu (2/8/2015) malam di Bandara Minangkabau (BIM), Padang Pariaman mencapai 6 knot, jarak pandang 1.000 meter dan sempat terjadi badai guruh.Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG970 rute Jakarta-Padang, Sumatera Barat, tergelincir saat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, sekitar pukul 19.27 WIB. Presiden dan CEO PT Citilink Indonesia Albert Burhan mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut keluar dari runaway ke sisi kiri landasan.


Kepastian penyebab kecelakaan yang tersebut akan diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).Hal ini disampaikan oleh General Manager (GM) Angkasa Pura II BIM, Yayan Hendrayani di kantor Air Nav, BIM. Dia menjelaskan, Angkasa Pura II tidak mau berspekulasi tentang penyebab kecelakaan pesawat. Namun kondisi rill pada saat itu kecepatan angin 6 knot, dan jarak pandang mencapai 1.000 meter, dan masih kategori normal.

“Sempat terjadi Thunderstorm pada saat itu. Namun untuk kepastian penyebab tergelincirnya pesawat akan diselidiki oleh KNKT,” terangnya.

Albert mengatakan, tidak ada penumpang maupun pilot dan awak kabin yang terluka dalam insiden tersebut. Pesawat dengan nomor registrasi PK-GQG jenis Airbus A320 itu membawa 174 penumpang, seorang anak, dan tiga orang bayi.

“Tergelincir karena cuaca hujan deras. Kami sedang berkoordinasi dengan KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk mengecek bagaimana hal itu bisa terjadi dan kondisi pesawat,” ujar Albert.

Pesawat itu dikomandani oleh Kapten Berry P Sinaga dan tiga orang kru pesawat. Saat ini, penumpang dan pesawat sudah berada di dalam terminal dalam keadaan selamat. Sementara badan pesawat tengah dievakuasi kembali ke jalur landasan.


Demo Blog NJW V2 Updated at: 4:03 PM

0 comments:

Post a Comment