Bentrok TNI Polri

Posted by

Bentok antara dua Jajaran Aparat keamanan yang terjadi di Indonesia sudah sering terjadi.Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan menilai kasus perkelahian anggota Polri dan TNI di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Selatan bukan hal yang serius. Bahkan kasus tersebut menurutnya sudah diselesaikan secara adat.

"Sudah diselesaikan secara adat, tidak ada masalah. Kakak beradik saja bisa berantem. Ini tidak terlalu serius," kata Luhut di Jakarta, Senin (31/8).

Meski menewaskan satu orang anggota TNI, Luhut menilai kasus ini tak perlu dibesar-besarkan. Apalagi, menurutnya, kondisi Indonesia sedang tidak stabil akibat sektor ekonomi.Sedikit berbeda dengan Luhut, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut kasus perkelahian tersebut sebagai sesuatu yang memalukan. "Tidak boleh terjadi lagi itu," katanya.

Berdasarkan informasi Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, kasus yang terjadi Ahad (30/8) kemarin itu terjadi di Sirkuit Permanen Sport Center, Polewali Mandar. Kasus bermula saat anggota Kodim 1401/Majene Prajurit Kepala Laksmono, berkelahi dengan anggota Patroli Motor (Patmor) Polres Polewali Mandar bernama Brigadir Dua Ambo Siki.

Perkelahian bermula dari teguran yang diberikan anggota Patmor pada sekelompok pemuda yang tergabung dalam MMS Racing Team Majene yang menonton balap motor di atas lintasan balap.Saat ditegur, salah seorang anggota tim MMS Racing Team Majene yang juga merupakan teman Laksmono terkena tongkat anggota Patmor hingga hampir terjatuh.

Tidak terima perlakuan anggota Patmor kepada rekannya, Laksmono dan menghampiri anggota Patmor tersebut dan berkata, "Jangan begitu Pak, saya juga anggota."

Keributan pun kemudian terjadi. Kapolres Polewali Mandar Ajun Komisaris Besar Agoeng Adi Koerniawan bersama Kepala Seksi Operasi Kodim 1402/Polmas Kapten Martani datang ke lokasi untuk mendamaikan kedua pihak yang bertikai.

Namun ternyata perseteruan tersebut belum berakhir. Sekitar satu jam kemudian, di tempat yang sama, terjadi keributan susulan. Anggota Kompi Senapan B Yonif 721/Makassar Prajurit Dua Yuliadi tertembak di bagian perut dan tewas di tempat. Pelaku diduga merupakan anggota kepolisian. Penembakan juga diduga masih terkait dengan keributan sebelumnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wuryanto menyatakan, kondisi di Polewali Mandar telah kondusif karena Pangdam VII Wirabuana dan Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat turun tangan.

"Kesalahpahaman ini tidak ada hubungan dengan satuan maupun korps," ujar Wuryanto dalam pernyataan tertulisnya.

Ia berharap seluruh anggota TNI AD dan Polri tak terpengaruh kejadin tersebut. Kasus ini akan diselesaikan oleh Pangdam dan Kapolda. Apalagi menurutnya kasus ini tak berkaitan dengan satuan maupun korps.


Demo Blog NJW V2 Updated at: 5:44 PM

0 comments:

Post a Comment